Algoritma Facebook | 6+ Tips Bikin Kebajiran Order

Algoritma Facebook untuk Jualan merupakan topik yang sangat hangat untuk kita bahas terutama buat pada pemburu rupiah di Facebook. Sebagaimana kita tahu bahwa tidak semua postingan kita muncul di news feeds teman Facebook kita dan dengan mengetahui Algoritma Facebook, konten kita bisa menjadi prioritas untuk muncul di news feed.

Peta Rupiah akan berbagi informasi kepada temen-temen tentang konsep jualan di Facebook:

  • Menemukan audiens tertarget
  • Jenis konten yang menurut Facebook layak untuk ditayangkan di news feed
  • Waktu terbaik untuk posting konten
  • Jenis konten yang disukai Facebook

Tentunya dengan memanfaatkan Algoritma Facebook.

In syaa Allah habis baca artikel dan mempraktekan teknik-tenik sederhana ini konten jualan kita bisa tampil optimal di News Feed, Mendapatkan audiens target pasar produk kita dan yang paling penting meningkatkan persentasi closing/konversi.

Yuk kita selami bersama panduan berikut ini:

Alasan Jualan di Facebook

Facebook masih menduduki rangking teratas untuk jumlah pengguna. di Indonesia sendiri mencapai 175,3 juta pengguna pada Maret 2021. Angka tersebut setara dengan 82% dari pengguna internet RI.

Facebook memiliki posisi tersendiri dan segmentasi bagi para pedagang online daripada marketplace. Komunikasi yang terjadi di Facebook lebih intens dan ada keterikatan antara penjual dan pembeli.

Belum lagi kontak WA yang kita peroleh, biasanya komunikasi antara penjual dan pembeli dilakukan melalui WA, hal ini dapat kita manfaatkan untuk membagun kontak WA calon pembeli yang kedepannya tinggal pasang status jualan kita di WA, tersebar deh ke semua calon pembeli.

Dengan memanfaatkan Algoritma Facebook kita akan mendapatkan pembeli secara organik tanpa mengeluarkan biaya iklan.

Konsep Jualan dengan Memanfaatkan Algoritma Facebook

Algoritma Facebook

Jualan di Facebook tidak hanya tentang jualan produk, tapi juga tentang mencari pasukan reseller, pasukan dropshipper dan bahkan untuk segmentasi ini akan lebih mudah dicari di Facebook.

Sederhananya Jualan di Facebook, yang pertama adalah membangun link dengan calon pembeli/target market kita, dengan cara add friend. Kedua posting jualan dan terjadilah konversi/penjualan, atau minimal mendapatkan kontak WA untuk konversi di waktu yang akan datang.

1. Cara menemukan Audiens tertarget di Facebook

Pertama cara paling mudah untuk menemukan audiens sesuai dengan niche jualan kamu adalah melalui Grup Facebook.

Untuk mempermudah kami akan coba buatkan contoh:

Mencari Reseller Skin Care: gabung ke Grup dengan topik Freelance, usaha ibu rumah tangga, grup peluang usaha dan sejenisnya.

Jualan Herbal: gabung grup nasihat-nasihat islami, grup kajian. Eits… tapi kalo bisa jangan cuman niat jualan, niatin ambil faedah juga ya dari nasihat-nasihatnya.

Produk Digital Marketing: gabung Grup Digital Marketing, Facebook Ads dan sejenisnya.

Keadaan di atas hanya sebagai contoh, untuk lebih spesifiknya, harusnya temen-temen sudah lebih tau Grup mana yang sesuai dengan niche temen-temen.

Add Friend Calon Pembeli Potensial

Setelah masuk ke Grup-grup tadi temen-temen bisa add friend calon pembeli potensial.

Untuk memilih siapa sih calon pembeli potensial adalah melihat:

  • Interaksi dan komentar di grup.
  • Siapa yang baru bergabung di Grup
  • Dan bisa jadi di grup tersebut ada kompetitor kita yang bisa kita lihat costumernya siapa saja sehingga kita bisa add friend.

Jumlah Friend Yang Kita Harapkan

Pejualan diharapkan terjadi pada minimal 500+ friends bahkan bisa lebih rendah untuk produk tertentu lagi, penjualan konsisten diharapkan dan pada 2000+ friends.

Perlu kita catat bahwa engagement atau interaksi dari sekian banyak teman di Facebook akan terjadi di bawah dari jumlah angka teman di Facebook, yang mana engagement ini akan kita optimalkan dengan mengetahui algoritma Facebook yang akan kami sampaikan lebih detail pada pembahasan selanjutnya.

Konsisten dan Bersabar

Untuk membangun pasar yang tertarget, kita juga harus bersabar. Kita harus konsisten untuk mencari dan gabung ke grup setiap hari, add friend tiap hari, berinteraksi untuk meningkatkan engagement.

Sampai dengan jumlah friend tertentu maka temen-temen akan mendapatkan penjualan yang konsiten tergantung niche masing-masing.

Di sini kami juga akan merekomendasikan tools yang dapat membantu temen-temen untuk melakukan itu semua secara terotomatisasi.

2. Optimalkan Facebook

Optimalkan profil Facebook temen-temen dengan menampilkan informasi-informasi yang umum tampil di profil Facebook. Maksud kami di sini adalah untuk menyampaikan ke audiens bahwa kita memang benar-benar real, sehingga dapat membangun kepercayaan.

Sebagaimana tujuan dari Facebook diciptakan yakni sebagai media sosial maka cara untuk mengoptimalkan profil Facebook kita adalah dengan berinteraksi sosial “bersosial” inilah yang diinginkan Facebook, berinteraksi dengan cara me-like posting mereka, memberikan komentar, bahkan mungkin membagikan, yang intinya saling berkomunikasi, dengan berinteraksi inilah temen-temen dapat membangun engagement dengan target market kita.

Berkaitan dengan komentar, usahakan memberikan komentar yang memiliki value atau bermanfaat bagi orang lain khususnya terkait niche dagangan kita, sehingga mungkin dari pembaca lain juga tertarik untuk cek profil kita.

3. Posting Konten

Posting konten tidak melulu terkait dengan dagangan, kita juga harus share informasi bermanfaat, berita, info menarik dan lainnya, yang intinya memiliki value dan bermanfaat, sehingga Facebook kita menarik untuk disimak oleh audiens kita.

Dengan sharing konten-konten yang bermanfaat kita harapkan dapat terbagun image positif pada Facebook kita sehingga audiens memberikan perhatian lebih terhadap apapun yang kita share, jangan cuman jualan aja.

Posting konten bisa dengan 3:2 atau 2:1, misalnya dalam satu hari kita 5x posting, posting konten umum 3 dan jualan 2 atau 2 postingan umum dan 1 postingan jualan. Untuk hal ini, dengan pengalaman kedepannya, kita akan mengetahui mana yang efektif untuk kita.

Untuk konten jualan kami sarankan di saat prime time, saat kebanyakan orang aktif dan mengakses sosial media mereka.

Jenis Konten Berdasarkan Jenis Produk

Secara sederhana dapat kami beri gambaran sebagai berikut:

Fashion, makanan, furniture, dompet, sepatu: Jenis Konten yang efektif adalah Foto

Herbal, supplement, dan sejenisnya: Jenis konten yang efektif adalah gambar disertai khasiat, testimoni pengguna, fakta-fakta terkait produk

Peralatan, software, produk digital: Jenis konten yang efektif adalah video

Dan bahkan hanya tulisan yang mengundang interaksi atau pertanyaan juga dapat menjadi konten yang efektif untuk produk yang kita tawarkan.

Contohnya untuk mencari reseller skin care hanya kata-kata “Alhamdulillah reseller kami Ibu Septy bulan ini omzetnya bisa sampai 30jt, ada yang mau juga? Kami ajarin sampai jago”

Apa yang kami sampaikan di atas hanya sebagai gambaran dari yang kami dapati di lapangan. Untuk produk yang temen-temen tawarkan seiring berjalannya waktu temen-temen akan lebih tau konten mana yang efektif untuk produk temen-temen.

Balas Komentar

Jangan lupa tiap komentar di postingan temen-temen juga dibalas, semakin banyak komentar dan diskusi semakin baik karena akan memberikan sinyal kepada Facebook bahwa postingan kita menarik dan layak untuk ditayangkan di news feed.

4. Bangun Image Positif

Image positif perlu kita bangun, sebagaimana kami sampaikan sebelumnya bahwa tujuan kita adalah bagaimana kita memiliki posisi tersendiri bagi audiens kita, sehingga mereka memperhatikan postingan kita.

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa kita juga harus share konten-konten yang bermanfaat, sehingga tidak mendapatkan image bahwa kita hanya jualan lagi.. jualan lagi.. yang pada akhirnya hanya akan mendapatkan pengabaian.

Image positif juga akan membangun kepercayaan bagi target kita. Sangat penting untuk diperhatikan jangan sampai kita berinteraksi dengan konten-konten negatif.

Hindari memberikan komentar negatif, isu sara, politik, dan sejenisnya. Fokus pada tujuan kita, yakni berdagang, bahkan kita harus tetap bersikat positif pada komentar-komentar pedas netizen.

5. Marketplace Facebook

Pertimbangkan juga untuk menjual produk di Facebook Marketplace, ada keuntungan tersendiri untuk Jualan di sini.

Ada segmentasi tersendiri di Facebook Marketplace. Bahkan kita masih bisa mengambil kuntungan yang lebih besar meskipun kita mengambil barang di marketplace lain seperti tokopedia, shopee, dan sejenisnya.

Facebook Marketplace untuk Mengoptimakan Jualan

Tips Jualan di Marketplace Facebook, sebagai berikut:

  1. Riset Produk lakukan riset produk apa yang laris di Facebook Marketplace, ada beberapa cara bisa melalui google trends atau melalui Audiens Facebook Ads.
  2. Audiens Marketplace Facebook fokuskan untuk menbuat konten yang ramah dan mudah dimengerti oleh orang tua, karena audiens Facebook Marketplace kebanyakan adalah orang tua.
  3. Sebarkan Dagangan paling penting untuk mendapatkan pembeli adalah dengan share produk kita di grup-grup, bisa sesuai lokasi produk kita.
  4. Fitur COD Fitur ini mendapatkan prioritas tersendiri bagi para pembeli di Marketplace Facebook

6. Hospitality

Ramah, sopan, dan santun adalah sesuatu yang kita harapkan dari sebuah interaksi. Berikanlah kepada audiens kita keramahtamahan ini, layani semua pertanyaan, berikan kenyamanan kepada audiens kita ketika mereka berinteraksi dengan kita.

Apa Itu Algoritma Facebook?

Algoritma Facebook menentukan konten mana dan dengan urutan seperti apa konten tersebut muncul pada news feed Facebook seseorang dengan rangking system yang diproses oleh machine learning.

Rangking system oleh machine learning ini sangat kompleks. Dilakukan dengan beberapa lapisan filter sebagaimana gambar di bawah yang memprediksi konten mana yang akan “paling berharga dan bermakna bagi seseorang dalam jangka panjang.”

Algoritma Facebook
Sumber: Facebook

Dengan kata lain, alih-alih menampilkan setiap konten Facebook yang tersedia dalam urutan kronologis, algoritma Facebook mengevaluasi setiap konten, menilainya, dan kemudian mengaturnya dalam urutan minat yang menurun untuk setiap orang.

Algoritma Facebook 2021

Algoritma Facebook 2021 telah diupdate karena Algoritma berganti-ganti dan selalu mutakhir oleh Facebook, dari laman hootsuite menyampaikan, sistem rangking Algoritma Facebook akan mempertimbangkan:

  • Relationship (Keterhubungan): Apakah konten dari seseorang, perusahaan, sumber berita, atau publik figur yang sering berinteraksi dengan pengguna? (komentar, messanger, tag, ketertarikan/engagement, mengikuti, dll.)
  • Jenis konten: Jenis media apa yang ada dalam konten, dan jenis media apa yang paling sering direspon oleh pengguna? (video, foto, tautan, dll.)
  • Popularitas: Bagaimana reaksi orang-orang yang telah melihat konten tersebut? (Terutama teman Anda). Apakah mereka membagikannya, mengomentarinya, mengabaikannya, atau memberikan emoticon marah?
  • Terbaru: Seberapa baru postingannya? Konten baru mendapatkan posisi lebih tinggi.
Algoritma Facebook
Sumber: hootsuite

Cara Jualan di Facebook | Memanfaatkan Algoritma Facebook

1. Buatlah Konten Jualan yang Berkualitas

Buatlah postingan yang berkualitas yang pastinya tidak melanggar ketentuan pengguna. Prioritaskan konten yang memicu diskusi dan interaksi antar pengguna, semakin banyak komentar semakin baik.

Fokuskan komentar yang panjang dengan argumen-argumen konstruktif. Konten yang memicu interaksi memberikan sinyal kepada Facebook bahwa konten tersebut penting dan bernilai sehingga menjadi prioritas pada news feed.

Beberapa ide untuk konten yang dapat memicu interaksi:

  • Berikan value yang relevan dan dibutuhkan oleh para audiens.
  • Lemparkan pertanyaan, ataupun suatu provokasi yang mendorong para audiens untuk menyampaikan pendapatnya, dan mungkin dapat memicu debat ringan dan diskusi intens
  • Tambahkan elemen-elemen yang menarik dan mengundang perhatian serta dapat mendatangkan respon yang baik, usahakan konten tersebut konten original.

Experience is the Best

Seiring berjalannya waktu temen-temen akan mengatahui konten-konten seperti apa yang bekerja efektif dan mana yang tidak, jadi bikin kontennya lanjut terooosss.

Posting di Grup

Posting di Grup yang sesuai dengan niche kita pastinya juga menjadi prioritas tersendiri untuk menawarkan produk kita, dan berpotensi untuk dilihat lebih banyak anggota grup.

Perlu diperhatikan apabila banyak grup yang akan kita sebarkan postingan, usahakan buat postingan berbeda untuk tiap grup, tidap perlu signifikan, cukup beberapa perbedaan.

Sebagian admin grup terkadang menggunakan Tools untuk mendeteksi postingan grup yang bersifat spam. Usahakan juga tidak copas repost.

2. Bangun Engagement dengan Algoritma Facebook

Sebagaimana di sampaikan sebelumnya bahwa engagement atau keterhubungan merupakan salah satu sinyal bagi Facebook untuk menilai adanya hubungan antara pengguna.

Usahakan untuk berinteraksi dengan audiens secara optimal, berikan komentar, berikan like, share postingan mereka (yang bermanfaat). Lakukan secara konsisten, karena Facebook menilai engagement dari aktifitas terkini kita.

Prioritaskan untuk mendapatkan Love daripada Like

Algoritma menilai emoticon ekspresi lebih tinggi dari hanya sekedar like. Jadi targetkan reaksi emosional di postingan kita: cinta, perhatian, tawa, kesedihan, kemarahan.

Siasati Algoritma Facebook dengan Membuat Grup Facebook Sendiri

Ketika temen-temen sudah banyak memiliki Audiens dan sudah menjadi kostumer, cobalah untuk membuat grup Facebook sendiri.

Keuntungan menjalankan Grup Facebook adalah membuka saluran lain buat temen-temen untuk terhubung dengan audiens dan komunitas kita secara umum. Meskipun membutuhkan perhatian dan harus konsiten untuk posting konten di grup.

Algoritma Facebook memprioritaskan postingan dari Grup pengguna, sehingga postingan yang memberikan value atau sesuatu yang bermanfaat bagi anggotanya kemungkinan besar akan menjangkau audiens yang lebih luas.

Menjadi Favorit

Ada 30 slot untuk Page atau orang favorit untuk setiap pengguna, dan postingan mereka tidak diatur oleh algoritma Facebook. Mungkin agak sulit tapi patut kita coba, khususnya bagi kita yang sudah membuat grup atau Page

Pro Tips: Buatlah Jadwal untuk melakukan interaksi, misalnya hari ini berapa komen, like/love, ataupun interaksi lainnya, buatlah ceklist setiap harinya, dan perhatikan target potensial temen-temen.

3. Perhatikan hal-hal berikut untuk Posting Konten di Facebook

Facebook menyukai konten yang original, artinya konten yang memang kita share di platform mereka dan konten tersebut milik kita, jadi usahakan untuk membuat konten original.

Usahkan untuk mengurangi posting link di konten, karena Facebook akan lebih memprioritaskan konten original. Terkadang postingan dengan link menjadi kebutuhan pedagang dengan tujuan memang untuk disebarkan (call to action)

Facebook juga menyukai engagement atau interaksi yang original. Hindari ajakan untuk mengomentari, men-share, like/love, buat semua interaksi tersebut terjadi dengan alami seperti strategi yang kami sampaikan pada poin 1 di atas.

Jangan posting hal-hal yang bersifat clickbait, info tidak jelas, isu-isu sara, politik, kejahatan dan semacamnya, kita bisa ditandain sama algoritma Facebook, jadi jangan coba-coba.

4. Waktu Terbaik untuk Posting Konten Jualan di Facebook

Buatlan postingan sesering mungkin dengan konsisten dan berikan waktu antar konten sehingga ada waktu bagi audiens untuk memberikan respon.

Postinglah konten di waktu audiens kita sedang online jangan posting di waktu sibuk, ketika seseorang beraktifitas. Waktu posting yang mungkin bisa kita pertimbangkan adalah pukul 21:00 ke atas (setelah Sholat Isya) merupakan waktu prime time.

Pelu diketahui bahwa interaksi tertinggi terhadap postingan terjadi di pertengahan pekan di antara Rabu dan Kamis antara pukul 11:00 – 14:00.

Kembali lagi, pengalaman akan menjadikan kita lebih tau mana yang paling efektif buat produk kita.

5. Jenis Konten yang perlu kita pertimbangkan untuk Algoritma Facebook

Membuat Video

Pertimbangkanlah untuk membuat konten video. Pro Tips: tambahkanlah teks pada video karena 85% pengguna Facebook menonton Video tanpa suara.

Video Pendek dengan durasi 30 – 120 detik mungkin efektif untuk penawaran produk. Video dengan durasi lebih panjang juga dapat dipertimbang untuk konten umum berkualitas.

Pada intinya, waktu tonton dan persentase selesainya video ditonton merupakan sinyal penting untuk mendapatkan prioritas di feed.

Live Streaming

Pastinya postingan video lebih efektif untuk Live Streaming, pengguna Facebook 6x lebih menyukai video live streaming daripada rekaman, dan Facebook juga menyukainya.

Video dengan bentuk Potrait/tegak mendapatkan 35% views lebih banyak daripada landscape dan jangan lupa tambahkan teks.

6. Lampaui Algoritma Facebook dengan Facebook Story

Facebook Story bukan bagian dari News Feeds dan tidak tergantung dengan algoritma. Menurut Facebook, Facebook Story juga efektif dalam membawa audiens ke konten. 58% orang mengatakan bahwa mereka melakukan call to action setelah menonton Story.

Buat Facebook Story Seperti Apa?

Menurut sebuah studi oleh Facebook, orang mengatakan bahwa mereka menginginkan yang berikut dari Facebook Story suatu produk:

  1. 52% Mudah dipahami (berikan deskripsi jelas)
  2. 50% Produk Baru
  3. 46% Tips dan Saran

Tips berikutnya yakni, tambahkanlah teks pada Facebook Story kita sebagai penjelas.

Manfaatkan Algoritma Facebook untuk Cuan Dollar | Sebuah Insight

Kami lemparkan satu insight kepada temen-temen, gimana kalo metode di atas kita manfaatkan untuk mendapatkan dollar?

Tau gak, pengguna Facebook di luar negeri itu sangat mudah untuk melakukan transaksi online dan banyak komunitas yang mungkin bisa kita temukan niche atau topik yang bisa jadi peluang untuk kita.

Kami beri gambaran sederhana, misalnya untuk niche outdoor/camping, kita cari audiens sesuai target dengan metode di atas, kemudian kita posting konten jualan kita ke mereka.

Namun pertanyaan berikutnya adalah jualan produk apa?

Produk untuk Cuan Dollar

  • Amazon Affiliate, daftar di Amazon Affiliate, pilih niche yang sesui, misalnya camping, hobby, dll, kemudian kita muat link Affiliate kita pada konten kita.
  • Clickbank Affiliate, daftar di Clikbank untuk menjadi Affiliate, pilih niche yang sesuai, dan posting link produk kita. Tantangan tersendiri untuk produk Clickbank adalah mencari produk yang berkualitas, karena banyak juga produk yang menurut kami tidak layak jual di sana.

Masih banyak lagi Affiliasi di luar negeri program affiliasi yang bisa kita ikuti, terutama untuk produk digital, software, dan sebagainya.

Eksplorasi lebih jauh untuk mendapatkan Insight lainnya.

Optimalkan Algoritma Facebook dengan Memanfaatkan Tools Penunjang

Algoritma Facebook telah kami jelaskan, sekarang tinggal mengoptimalkannya dengan tools yang dapat membantu melakukan semua aktifitas dengan otomatis sekali set up.

Cara Menghasilkan Uang Dari Internet

Melakukan semua aktifitas di atas dengan konsiten tentunya menjadi tantangan tersendiri dan memerlukan effort. Kita harus konsisten mencari grup sesuai niche, gabung grup, add friends setiap hari.

Bagaimana apabila kita bisa melakukan semuanya dengan otomatisasi, semuanya menjadi mudah dan kita bisa fokus untuk jualan

Kami merekomendasikan untuk menggunakan Tools Faceboost karena dapat melakukan semua tugas tadi untuk kita secara otomatis, dengan fitur sebagai berikut:

Fitur Faceboost:

Kirimkan postingan promosi Anda berupa teks saja, gambar, video dan link ke group – group yang Anda sudah bergabung didalamnya. Anda juga dapat mengkolaborasikan format postingan menjadi satu (Text + Image + Video + Link)

Tambahkan orang – orang secara otomatis, Dan bangun interkasi Anda untuk lebih mempererat hubungan dengan orang-orang yang Anda tambahkan.

Kirimkan pesan ke daftar teman yang Anda miliki saat ini berupa inofrmasi – informasi dalam pesan teks, link, gambar, poster, mock-up atau banner promosi Anda agar mereka mengetahui lebih cepat dan agar interkasi Anda menjadi lebih baik.

Anda tidak perlu lagi menghabiskan waktu Anda untuk “klik join” ke banyak group – group potensial yang Anda inginkan. Cukup sekali klik saja, software ini akan secara otomatis berjalan dan Anda bisa melakukan aktifitas penting lainnya.

Cari target group – group yang Anda ingin bergabung didalamnya dengan menggunakan keyword (kata kunci nama group). Anda juga dapat melihat berapa jumlah anggota/member & postingan per harinya pada masing – masing group.

Dengan fitur list auto marketplace Anda dapat dengan mudah upload produk jualan Anda ke marketplace secara masal dengan begitu Anda bisa mendominasi marketplace sehingga meningkatkan penjualan.

Gunakan fitur auto share, Untuk share produk/bisnis yang Anda jalani dengan mudah, jika semakin banyak “share” , maka peluang untuk mendapatkan keuntungan juga semakin banyak.

Dengan fitur auto bump post Anda bisa komentar/Sundul postingan Anda, Baik postingan profil atau pun postingan di group, Dengan begitu postingan kita akan selalu di atas pada halaman grup tersebut jadi anggota grup bisa selalu melihat postingan kita.

Jangan khawatir Faceboost juga selalu update untuk mengoptimalkan performa dan menambah fitur-fitur baru, so jangan ragu untuk memilik Tools ini sebagai investasi.

Manfaatkan Algoritma Facebook Sekarang

Nah jadi selesai ni panduan memanfaatkan Algoritma Facebook untuk Jualan. Langsung Action sekarang ya, kompetitor kamu aja udah. Metode mana dulu nih yang mau langsung dipraktekin.

Kami berharap artikel ini bisa menjadi artikel yang evergreen dan terus kami update ke depannya, maka kami persilahkan untuk memberikan komentar, saran, maupun kritik.

Apabila temen-temen merasa panduan ini bermanfaat jangan ragu untuk share di akun medsos kalian ya, tinggal klik ikon medsos di bawah, agar kami bisa membuat artikel bermanfaat lainnya.

Menurut temen-temen berikutnya topik apa nih yang perlu kita bahasa sekanjutnya? Jualan Instagram? Tiktok, silahkan komen ya, terima kasih.

One comment

Leave a Reply